Postingan

MEMAKNAI ESENSI TAGHUT: ANTARA KHILAFAH DAN DEMOKRASI

Gambar
Demokrasi adalah tatanan negara dimana semua warganya berhak menentukan pilihan terbaik untuk kehidupan mereka. Termasuk dalam hal ibadah. Demokrasi menuntut semua manusia setara, walau berbeda-beda di dalam agama, keyakinan atau pun rasnya. Ini sesuai esensi misi al-Quran dalam Qs. Al-Hujurat: 13, bahwa manusia memiliki derajat yang sama di mata sosial, bahkan Tuhan, dan hanya ketakwaan yang membedakan satu sama lain. Berbeda dengan sistem demokrasi, ialah sistem khilafah. Dalam sistem khilafah, kesemuanya harus tunduk kepada pemimpin yang satu. Umat dituntut untuk secara 'total' menerima apa saja perintah seorang pemimpin, sekalipun, bisa jadi, keburukan bagi pribadinya. Misalnya, semua orang, beragama apapun, harus tunduk pada aturan Islam versi pengusung khilafah, padahal sejarahnya, Islam hadir dengan beragama mazhab. Hal seperti ini yang terjadi di Suria dan Irak, yang telah dipraktikkan oleh ISIS. Alih-alih ingin secara total menaati agama, berdalil murni menegak Islam,...

Humanisme Islam Jadi Kunci Kerukunan Bangsa

Gambar
Ketua STAINU Temanggung Muh. Baehaqi menegaskan bahwa kunci kerukunan bangsa atau sebuah negara sudah dikonsep apik dalam Islam. Salah satu konsep itu adalah humanisme dalam Islam yang sudah dikembangkan berbagai para filsuf, ulama, kiai, dan akademisi Islam.   "Pak Baedhowi ini salah satu ikon filsuf di STAINU Temanggung. Humanisme ini dalam ilmu mantik, manusia adalah al-insan al-hayawanun natiq. Maka jika manusia tidak mau berpikir, bernalar, hakikatnya adalah hewan," katanya saat menyampaikan sambutan pada bedah buku Humanisme Islam karya Baedowi,Kamis (10/1) di aula lantai 3 STAINU Temanggung, Jawa Tengah.   Humanisme Islam, kata dia, selalu memuliakan manusia daripada hewan. Hal itu sudah tertulis dalam Al-Qur'an bahwa manusia itu mulia daripada makhluk lain. "Di Indonesia selain ada humanisme Islam, humanisme Kristen, Budha, Hindu, semua memiliki konsep humanisme," ujar doktor jebolan UII Yogyakarta tersebut.   Dijelaskan Baehaqi, dalam ilmu syariah...

Pandangan Islam Terhadap Demokrasi dan Hukum Syar’i

Negara adalah cakupan wilayah yang sangat luas, dan memiliki beraneka ragam budaya yang tidak sama antara satu dan yang lainnya. Selain itu negara juga memiliki sebuah pemerintahan, dimana sebuah aturan hukum di dirikan demi mencapai mencapai Tujuan Penciptaan Manusia dan Proses Penciptaan Manusia. Selain itu negara juga memiliki konsep pemerintahan yang berbeda-beda seperti demokrasi misalnya. Demokrasi adalah suatu pemerintahan yang memberikan hak sama pada setiap warga negaranya dalam menentukan hidup mereka. var google_casm=[]; window.dicnf = {};(function(){var aa="function"==typeof Object.create?Object.create:function(a){function b(){}b.prototype=a;return new b},m;if("function"==typeof Object.setPrototypeOf)m=Object.setPrototypeOf;else{var p;a:{var ba={j:!0},q={};try{q.__proto__=ba;p=q.j;break a}catch(a){}p=!1}m=p?function(a,b){a.__proto__=b;if(a.__proto__!==b)throw new TypeError(a+" is not extensible");return a}:null}var t=m,u=this,v=Date.now||func...

KESALAHAN YANG FATAL DLM MENGARTIKAN HINANYA UMAT ISLAM KETIKA MENANGGALKAN PEDANG ATAU MENINGGALKAN JIHAD!

Gambar
Jihad menurut arti yang luas dari kata usaha yang tidak selalu berarti  berperang, oleh sebab ada usaha yang dapat dilakukan dengan Jalan Damai.          Adapun dengan jalan kekerasan jihad dapat dipandang sebagai salah satu bentuk Propaganda yang dapat dilakukan dengan jalan mengajak atau dengan mempergunakan pedang.               Pada pertama kalinya Wahyu turun di Mekah penekanannya adalah mengajak secara persuasif dengan memperingatkan orang orang yang menyembah kepada berhala sebagaimana yang terdapat dalam ayat yang  artinya:" Seseorang yang berjihad hanya berusaha untuk selamatan dirinya ,(Surat Al Ankabut ayat 5). dan menunjukkan bahwa jihad adalah usaha membebaskan diri dari segala dosa bukan usaha untuk mengislamkan orang yang tidak percaya akan agama Islam.( juga liat perkataan Imam Syafi'i dalam Kitab al Umm).              Pada periode Madinah Wahyu yang diturunkan kepada Nabi Muhammad jihad diartikan sebagai perselisihan dan tidak menyangsikan lagi bahwa dalam beb...

Agama Menjadi Pengikat Solidaritas Kemanusiaan

Gambar
Kekerasan demi kekerasan mengatasnamakan Islam, beberapa waktu terakhir semakin meluas. ISIS merupakan salah satu contoh kasus yang menggunakan Islam sebagai “tameng” untuk melakukan kekerasan demi kekerasan. Mereka atas nama jihad, perjuangan dan keadilan merusak bahkan melukai orang-orang di sekitarnya. Orang-orang yang melakukan kekerasan mengatasnamakan Islam ini kemudian menggunakan ayat-ayat Al-Quran, sehingga stereotip orang pemeluk Islam menganggap bahwa Al-Quran adalah kitab penuh kekerasan. Kehadiran buku Al-Quran Bukan Kitab Terror untuk membantah stereotip anggapan sepihak tersebut. Pada bagian awal, penulis menjelaskan bagaimana kondisi Islam kekinian. Kondisi demikian kemudian diperkeruh dengan kondisi psiko-sosial umat Islam kekinian, yakni lambatnya umat Islam menggung dari “masa pubertas” intelektualnya. Hal ini diindikasikan dengan terobsesinya sebagian umat dengan simbol-simbol formalisme-legalistik, pemahaman keagamaan yang simplistik. Selain itu, terlihat masih k...

Habib Lutfhi: Hoaks Memecah Belah Persatuan dan Kesatuan

Gambar
Rais Aam Idarah Aliyah Jamiyyah Ahlit Thariqah Al Muktabarah An Nahdliyyah (JATMAN) Habib Luthfi bin Ali Yahya sangat prihatin dengan kondisi saat ini di mana hoaks (berita bohong) merajalela dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Hoaks dan fitnah sangat berpotensi memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa. “Dimana pun dan kapan pun kita harus bangga dan cinta tanah air dan tumpah darah Indonesia. Jangan sampai goyah oleh apapun, hanya karena berita hoaks,” tegasnya saat menyampaikan mauidzah hasanah dalam kegiatan Polres Brebes Bershalawat, di halaman Mapolres setempat, Ahad (6/1) malam Habib Luthfi menegaskan perlunya segenap elemen bangsa mengingat kembali sejarah perjuangan bangsa. Dalam mendirikan dan mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), banyak peristiwa heroik yang mengorbankan harta, jiwa dan raga. Hasil perjuangan para syuhada harus diapresiasi sedalam mungkin. Maka itu ia menegaskan untuk jangan pernah melupakan sejarah Indonesia.  “Pelajaran ilmu b...

MEMPERKOKOH INTENSITAS KOMUNIKASI ANTAR ANGGOTA KELUARGA DALAM ISLAM.

Gambar
Manusia selaku makhluk individual diciptakan Allah secara unik, tidak ada satu orang pun yang sama persis dalam bentuk wajah maupun sifat-sifatnya. Selain itu, ia juga merupakan makhluk sosial yang senantiasa memerlukan orang lain dalam memenuhi kebutuhan-kebutuhannya, baik yang bersifat biologis terlebih lagi sosiogenis. Untuk memaksimalkan potensi “unik” tersebut, mesti ada pembinaan berkelanjutan agar tidak terjadi distorsi antara manusia sebagai makhluk individu dengan manusia sebagai makhluk sosial. Institusi yang palingtepat untuk memangku tanggung jawab ini adalah ranah keluarga. Salah satu dimensi yang membentuk ketahanan keluarga menurut buku Panduan Ketahanan Keluarga 2016 yang diterbitkan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah landasan legalitas dan keutuhan keluarga. Salah satu indikatornya, orang tua menyisihkan waktu khusus bersama anak. Ketersediaan waktu orang tua bersama anak-anak mereka merupakan tugas pertama orang tua, karena melalui merekal...